Recent Ebook's
Showing posts with label resensi buku. Show all posts
Showing posts with label resensi buku. Show all posts

Hamas Citra Ideal Yang Hancur

judul            : Hamas Citra Ideal Yang Hancur
Penulis     : Abdullah Haidar Sha’i(Jurnalis Independen Internasional yang mengkhususkan          Menganalisis gerakan-gerakan Islam)
Penerbit       : AMEF diremajakan oleh Maktabah Jahizuna
Jumlah Halaman : 26 Halaman
Dahulu, di masa dua Syaikh, yaitu Ahmad Yassin dan ar Rantisi (semoga Allah menyayangi mereka), berita dari Palestina yang sampai kepada kita adalah, “Sebuah roket telah ditembakkan ke wilayah Sedirot, dan Brigade al Qassam menyatakan bertanggung jawab atasnya…”, “Sebuah operasi istisyhad telah terjadi di sebuah kafe di Talabeeb dan al Qassam menyatakan bertanggung jawab atasnya…”. Akan tapi, kini berita yang kita dengar adalah, “Brigade al Qassam telah membunuh sejumlah Mujahidin dari kelompok Islam Jihadis setelah mengepung Masjid Ribat di perempatan jalan Zaitoon di Gaza1”, “Brigade al Qassam membunuh 10 orang, di antarany terdapat anak-anak dari kelompok Jaisyul Islam yang ber-afiliasi kepada al Qaidah di Gaza2”, “Brigade al Qassam menyerang orang-orang yang tengah beribadah di Masjid Ibnu Taimiyah yang berafiliasi pada al Qaidah dengan roket dan sniper yang menyebabkan 125 korban tewas dan luka-luka”, “al Qassam mengepung rumah seorang Syaikh Mujahid terkemuka, Dr. Abdul Latif Musa yang dikenal dengan sebutan Abu Nuur al Maqdisi, meluluhlantakkan rumahnya, mengisolasi tempat kejadian dan melarang para jurnalis mengambil foto atau mendapatkan informasi dari tempat itu”.
Organisasi Hamas kini telah bertindak tidak berbeda dengan perilaku rezim-rezim Arab lainnya dalam membungkam serta melenyapkan kalangan oposisi, rival, atau para pengkritiknya, ketimbang berlomba dan mengungguli mereka dalam fastabiqul khairat. 


INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Hamas Citra Ideal Yang Hancur

judul            : Hamas Citra Ideal Yang Hancur
Penulis     : Abdullah Haidar Sha’i(Jurnalis Independen Internasional yang mengkhususkan          Menganalisis gerakan-gerakan Islam)
Penerbit       : AMEF diremajakan oleh Maktabah Jahizuna
Jumlah Halaman : 26 Halaman
Dahulu, di masa dua Syaikh, yaitu Ahmad Yassin dan ar Rantisi (semoga Allah menyayangi mereka), berita dari Palestina yang sampai kepada kita adalah, “Sebuah roket telah ditembakkan ke wilayah Sedirot, dan Brigade al Qassam menyatakan bertanggung jawab atasnya…”, “Sebuah operasi istisyhad telah terjadi di sebuah kafe di Talabeeb dan al Qassam menyatakan bertanggung jawab atasnya…”. Akan tapi, kini berita yang kita dengar adalah, “Brigade al Qassam telah membunuh sejumlah Mujahidin dari kelompok Islam Jihadis setelah mengepung Masjid Ribat di perempatan jalan Zaitoon di Gaza1”, “Brigade al Qassam membunuh 10 orang, di antarany terdapat anak-anak dari kelompok Jaisyul Islam yang ber-afiliasi kepada al Qaidah di Gaza2”, “Brigade al Qassam menyerang orang-orang yang tengah beribadah di Masjid Ibnu Taimiyah yang berafiliasi pada al Qaidah dengan roket dan sniper yang menyebabkan 125 korban tewas dan luka-luka”, “al Qassam mengepung rumah seorang Syaikh Mujahid terkemuka, Dr. Abdul Latif Musa yang dikenal dengan sebutan Abu Nuur al Maqdisi, meluluhlantakkan rumahnya, mengisolasi tempat kejadian dan melarang para jurnalis mengambil foto atau mendapatkan informasi dari tempat itu”.
Organisasi Hamas kini telah bertindak tidak berbeda dengan perilaku rezim-rezim Arab lainnya dalam membungkam serta melenyapkan kalangan oposisi, rival, atau para pengkritiknya, ketimbang berlomba dan mengungguli mereka dalam fastabiqul khairat. 


INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Akhlak Mujahid




Buku ini menjelaskan secara ringkas tentang sifat-sifat yang seharusnya ada pada diri setiap mujahidin, mulai dari ikhlas dalam berjihad hingga keutamaan kuda yang digunakan untuk berjihad. Selain itu juga dibahas keutamaan-keutamaan jihad, faktor-faktor tercapainya kemenangan, dan nikmat abadi serta kedudukan tinggi di Jannah yang Allah sediakan bagi para mujahidin dan orang-orang yang mati syahid.










Akhlak Mujahid Yang Seharusnya

Buku ini ditulis oleh Syekh Asy Syahid (Insya Allah) Abu Umar As-Saif, seorang ulama mujahidin yang pernah menjabat mufti mujahidin Chechnya, dalam rangka mengobarkan semangat jihad sekaligus mengingatkan akan bahayanya sikap qu'ud (berpangku tangan) dari jihad serta betapa bahayanya cinta dunia dan takut mati.

Selain itu, buku ini juga menyelipkan nasihat dan pesan kepada para perindu bidadari dalam berpegang teguh pada kitabullah dan istiqomah dalam jihad.

Buku yang diterbitkan oleh Al-Fajr Media ini berjudul Asli "Akhlaq Al-Mujahid", dialihbahasakan oleh Abdurrahman AH, dengan tebal 184 halaman. Pada bagian awal diceritakan profil Syekh Abu Umar As-Saif, oleh saudara sepupu beliau yang sekaligus teman belajarnya, Dr. Abdul Muhsin bin Zainal Abidin Al Muthiri.

Syekh Abu Umar As-Saif, Mufti Mujahidin Chechnya

Nama lengkap beliau Muhammad bin Abdullah bin Saif Al-Jabir Alu Bu 'Ainain Al-Khalidi. Lahir dan dibesarkan di Distrik Al-Qashim, Arab Saudi. Pernah menimba ilmu dari para ulama besar Saudi, diantaranya dari Syekh Muhammad Shalih Al-Utsaimin. Awal jihadnya dimulai dengan mengikuti pelatihan militer di Afghanistan, kemudian masuk ke Chechnya dan bergabung dengan Komandan Khattab pada tahun 1417 H. Beliau sangat disegani karena keilmuan, keberanian dan kebaikan akhlaknya. Pernah menjabat sebagai mufti bagi mujahidin Chechnya dan syahid pada Syawal 1426 H saat usianya baru 37 tahun.

Bagi beliau, tidak cukup kalau hanya berkecimpung dalam jihad menggunakan lisan, pena dan senjatanya saja. Lebih dari itu beliau juga berjihad dengan harta. Ini terbukti dengan adanya usaha beliau dalam mendirikan Yayasan Al-Huda yang berperanan sangat besar dalam menampung dan membiayai keluarga mujahidin, baik yang ditinggal mati syahid ataupun ditawan oleh pihak musuh, atau juga rakyat yang sangat memerlukan bantuan. Bahkan beliau juga merogoh koceknya sendiri untuk beliau infakkan ketika adalah salah seorang mujahidin yang tertawan pihak musuh, beliau sendiri yang menebusnya dalam jumlah 10.000 US Dollar. Subhanallah. Beginilah seharusnya akhlak mujahid!

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar." (QS. Hujurat (49) : 15)
Harga : Rp. 30.000,-

INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Akhlak Mujahid




Buku ini menjelaskan secara ringkas tentang sifat-sifat yang seharusnya ada pada diri setiap mujahidin, mulai dari ikhlas dalam berjihad hingga keutamaan kuda yang digunakan untuk berjihad. Selain itu juga dibahas keutamaan-keutamaan jihad, faktor-faktor tercapainya kemenangan, dan nikmat abadi serta kedudukan tinggi di Jannah yang Allah sediakan bagi para mujahidin dan orang-orang yang mati syahid.










Akhlak Mujahid Yang Seharusnya

Buku ini ditulis oleh Syekh Asy Syahid (Insya Allah) Abu Umar As-Saif, seorang ulama mujahidin yang pernah menjabat mufti mujahidin Chechnya, dalam rangka mengobarkan semangat jihad sekaligus mengingatkan akan bahayanya sikap qu'ud (berpangku tangan) dari jihad serta betapa bahayanya cinta dunia dan takut mati.

Selain itu, buku ini juga menyelipkan nasihat dan pesan kepada para perindu bidadari dalam berpegang teguh pada kitabullah dan istiqomah dalam jihad.

Buku yang diterbitkan oleh Al-Fajr Media ini berjudul Asli "Akhlaq Al-Mujahid", dialihbahasakan oleh Abdurrahman AH, dengan tebal 184 halaman. Pada bagian awal diceritakan profil Syekh Abu Umar As-Saif, oleh saudara sepupu beliau yang sekaligus teman belajarnya, Dr. Abdul Muhsin bin Zainal Abidin Al Muthiri.

Syekh Abu Umar As-Saif, Mufti Mujahidin Chechnya

Nama lengkap beliau Muhammad bin Abdullah bin Saif Al-Jabir Alu Bu 'Ainain Al-Khalidi. Lahir dan dibesarkan di Distrik Al-Qashim, Arab Saudi. Pernah menimba ilmu dari para ulama besar Saudi, diantaranya dari Syekh Muhammad Shalih Al-Utsaimin. Awal jihadnya dimulai dengan mengikuti pelatihan militer di Afghanistan, kemudian masuk ke Chechnya dan bergabung dengan Komandan Khattab pada tahun 1417 H. Beliau sangat disegani karena keilmuan, keberanian dan kebaikan akhlaknya. Pernah menjabat sebagai mufti bagi mujahidin Chechnya dan syahid pada Syawal 1426 H saat usianya baru 37 tahun.

Bagi beliau, tidak cukup kalau hanya berkecimpung dalam jihad menggunakan lisan, pena dan senjatanya saja. Lebih dari itu beliau juga berjihad dengan harta. Ini terbukti dengan adanya usaha beliau dalam mendirikan Yayasan Al-Huda yang berperanan sangat besar dalam menampung dan membiayai keluarga mujahidin, baik yang ditinggal mati syahid ataupun ditawan oleh pihak musuh, atau juga rakyat yang sangat memerlukan bantuan. Bahkan beliau juga merogoh koceknya sendiri untuk beliau infakkan ketika adalah salah seorang mujahidin yang tertawan pihak musuh, beliau sendiri yang menebusnya dalam jumlah 10.000 US Dollar. Subhanallah. Beginilah seharusnya akhlak mujahid!

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar." (QS. Hujurat (49) : 15)
Harga : Rp. 30.000,-

INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Buku Pintar Ekonomi Syariah

Judul: Buku Pintar Ekonomi Syariah
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penulis: Ahmad Ifham Sholihin
Terbit: Cetakan I - April 2010
Tebal: viii + 947 halaman
Harga (Gramedia): Rp.195.000,-
Beredar 11 Mei 2010.

SINOPSIS:

Buku Pintar Ekonomi Syariah ini hadir sebagai salah satu upaya untuk memudahkan seluruh lapisan masyarakat mampu memahami konsep dan operasional ekonomi syariah. Hadirnya buku ini juga merupakan upaya bersama untuk mengawal praktek ekonomi syariah agar bisa dijalankan sesuai konsep.
Buku ini berisi definisi atas istilah di bidang Ekonomi Syariah, seperti Kaidah Ekonomi Syariah, Kelembagaan Ekonomi Syariah, Konsep Akad Syariah, Konsep & Produk Bank Syariah (Pendanaan, Pembiayaan, Jasa, Surat Berharga, Istrumen Terkait, dan lain-lain), Operasional Bank Syariah (Akuntansi, Sistem & Distribusi Bagi Hasil, Manajemen Risiko, Audit, IT, Marketing, Human Capital, Analisis Pembiayaan, Pembiayaan Bermasalah, Restrukturisasi Pembiayaan, Pajak, Laporan Keuangan, Good Corporate Governance, dan lain-lain), Dewan Syariah Nasional, Dewan Pengawas Syariah, Konsep Produk dan Operasional Asuransi Syariah, Reasuransi Syariah, MLM Syariah, Investasi Syariah (Pasar Modal, Reksa Dana, Obligasi dan/atau Sukuk, Saham, Surat Berharga, dan lain-lain), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Syariah, Baitul Maal wat Tamwiil (BMT), Zakat (Jenis, Perhitungan, Akuntansi, dan Audit), Infaq, Shadaqah, Wakaf, Modal Ventura Syariah, Regulasi, Pemikir Ekonomi Syariah, Sejarah Ekonomi Syariah, dan lain-lain.
Penjelasan atas istilah dan pengertian dalam buku ini disusun secara alfabetis sehingga memudahkan pembaca menemukan istilah atau pengertian yang dicarinya. Buku ini juga menyertakan beberapa materi ekonomi konvensional.
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Buku Pintar Ekonomi Syariah

Judul: Buku Pintar Ekonomi Syariah
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penulis: Ahmad Ifham Sholihin
Terbit: Cetakan I - April 2010
Tebal: viii + 947 halaman
Harga (Gramedia): Rp.195.000,-
Beredar 11 Mei 2010.

SINOPSIS:

Buku Pintar Ekonomi Syariah ini hadir sebagai salah satu upaya untuk memudahkan seluruh lapisan masyarakat mampu memahami konsep dan operasional ekonomi syariah. Hadirnya buku ini juga merupakan upaya bersama untuk mengawal praktek ekonomi syariah agar bisa dijalankan sesuai konsep.
Buku ini berisi definisi atas istilah di bidang Ekonomi Syariah, seperti Kaidah Ekonomi Syariah, Kelembagaan Ekonomi Syariah, Konsep Akad Syariah, Konsep & Produk Bank Syariah (Pendanaan, Pembiayaan, Jasa, Surat Berharga, Istrumen Terkait, dan lain-lain), Operasional Bank Syariah (Akuntansi, Sistem & Distribusi Bagi Hasil, Manajemen Risiko, Audit, IT, Marketing, Human Capital, Analisis Pembiayaan, Pembiayaan Bermasalah, Restrukturisasi Pembiayaan, Pajak, Laporan Keuangan, Good Corporate Governance, dan lain-lain), Dewan Syariah Nasional, Dewan Pengawas Syariah, Konsep Produk dan Operasional Asuransi Syariah, Reasuransi Syariah, MLM Syariah, Investasi Syariah (Pasar Modal, Reksa Dana, Obligasi dan/atau Sukuk, Saham, Surat Berharga, dan lain-lain), Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), Koperasi Syariah, Baitul Maal wat Tamwiil (BMT), Zakat (Jenis, Perhitungan, Akuntansi, dan Audit), Infaq, Shadaqah, Wakaf, Modal Ventura Syariah, Regulasi, Pemikir Ekonomi Syariah, Sejarah Ekonomi Syariah, dan lain-lain.
Penjelasan atas istilah dan pengertian dalam buku ini disusun secara alfabetis sehingga memudahkan pembaca menemukan istilah atau pengertian yang dicarinya. Buku ini juga menyertakan beberapa materi ekonomi konvensional.
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

FIQIH JIHAD

FIQIH JIHAD; Sebuah Karya Monumental Terlengkap tentang Jihad Menurut Al-Quran dan Sunnah

Penulis : Yusuf Qardhawi
Jumlah Halaman : 1344
Penerbit : Mizan Pustaka
Harga : Rp 269000.00
ISBN : 978-979-433-586-4

“Dengan cakupannya yang sangat komprehensif, buku ini adalah bacaan wajib bagi setiap mereka yang ingin dengan tulus memahami berbagai aspek jihad.” —Prof. Dr. Azyumardi Azra, Guru Besar Sejarah, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta
Fiqih Jihad merupakan buku terbaru Dr. Yusuf Qardhawi, yang akan membuka seluas-luasnya cakrawala pemahaman tentang jihad. Buku ini secara lengkap dan komprehensif membahas masalah jihad dan hal-hal yang terkait dengannya, antara lain:

• Hakikat jihad dalam Islam.
• Hukum perang saudara antara negara Islam.
• Dasar hubungan umat Muslim dengan pemeluk agama lain.
• Hukum memerangi warga sipil di negara musuh.
• Perbedaan jihad dan teror (irhâb).
• Konsep jizyah di dalam Islam dan perkembangannya pada saat sekarang.
• Batasan dan hukum memerangi pemerintah yang zalim.
• Syariat jihad di dalam Islam dan agama-agama lain.
• Apa hukum bom bunuh diri yang menimpa warga sipil?

Fiqih Jihad lahir dari gagasan cerdas dan konsep fiqih-moderat Dr. Yusuf Qardhawi. Ditulis berdasarkan prinsip-prinsip fiqih keseimbangan, realitas, sosial, dan prioritas, buku ini akan mengubah paradigma Anda tentang jihad menuju pemahaman yang objektif, positif, adil, dan bijak. Layak dimiliki oleh pakar syariat, ahli hukum, islamis, sejarahwan, pemikir, orientalis, aktivis dialog antar-agama, politisi, kelompok militer, dan siapa saja yang ingin menyelami keluasan dan keluwesan syariat Islam.
“Buku ini bisa meluruskan persepsi yang keliru tentang jihad. Perlu dibaca oleh para aktivis dakwah dari seluruh kalangan umat Muslim.” --Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, Ketua Umum BAZNAS
“Buku yang sangat lengkap dan komprehensif dalam menjelaskan pengertian, sejarah, urgensi, hikmah, manfaat, dan berbagai aspek tentang jihad dalam Islam. Perlu dimiliki untuk meluruskan kesalahpahaman tentang jihad.” —Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl, Cendekiawan Muslim
“Rujukan akademis terlengkap untuk mengetahui diskursus jihad dalam khazanah Islam. Banyak hal penting yang dijelaskan Dr. Yusuf Qardhawi, terutama tatkala membedakan istilah al-qatl (pembunuhan), al-harb (peperangan), al-‘unf (kekerasan), al-irhâb (terorisme). Buku ini telah meletakkan jihad dalam konteks yang lebih luas, terutama untuk kemajuan umat. Sebab itu, buku ini perlu dibaca oleh umat Islam di Tanah Air.” —Zuhairi Misrawi, Intelektual Muda Nahdlatul Ulama dan Ketua Moderate Muslim Society
“Belakang ini konsep jihad disalahartikan menjadi teror dan kekerasan. Padahal, arti jihad sangat luas lagi suci dan bahkan secara fisik sekalipun lebih santun daripada peperangan modern. Buku ini menggambarkan keluasan makna jihad tersebut dan penting menjadi rujukan kalangan Muslim dan non-Muslim.” --Hamid Fahmy Zarkasy, Ph.D., Direktur Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS)
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

FIQIH JIHAD

FIQIH JIHAD; Sebuah Karya Monumental Terlengkap tentang Jihad Menurut Al-Quran dan Sunnah

Penulis : Yusuf Qardhawi
Jumlah Halaman : 1344
Penerbit : Mizan Pustaka
Harga : Rp 269000.00
ISBN : 978-979-433-586-4

“Dengan cakupannya yang sangat komprehensif, buku ini adalah bacaan wajib bagi setiap mereka yang ingin dengan tulus memahami berbagai aspek jihad.” —Prof. Dr. Azyumardi Azra, Guru Besar Sejarah, Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta
Fiqih Jihad merupakan buku terbaru Dr. Yusuf Qardhawi, yang akan membuka seluas-luasnya cakrawala pemahaman tentang jihad. Buku ini secara lengkap dan komprehensif membahas masalah jihad dan hal-hal yang terkait dengannya, antara lain:

• Hakikat jihad dalam Islam.
• Hukum perang saudara antara negara Islam.
• Dasar hubungan umat Muslim dengan pemeluk agama lain.
• Hukum memerangi warga sipil di negara musuh.
• Perbedaan jihad dan teror (irhâb).
• Konsep jizyah di dalam Islam dan perkembangannya pada saat sekarang.
• Batasan dan hukum memerangi pemerintah yang zalim.
• Syariat jihad di dalam Islam dan agama-agama lain.
• Apa hukum bom bunuh diri yang menimpa warga sipil?

Fiqih Jihad lahir dari gagasan cerdas dan konsep fiqih-moderat Dr. Yusuf Qardhawi. Ditulis berdasarkan prinsip-prinsip fiqih keseimbangan, realitas, sosial, dan prioritas, buku ini akan mengubah paradigma Anda tentang jihad menuju pemahaman yang objektif, positif, adil, dan bijak. Layak dimiliki oleh pakar syariat, ahli hukum, islamis, sejarahwan, pemikir, orientalis, aktivis dialog antar-agama, politisi, kelompok militer, dan siapa saja yang ingin menyelami keluasan dan keluwesan syariat Islam.
“Buku ini bisa meluruskan persepsi yang keliru tentang jihad. Perlu dibaca oleh para aktivis dakwah dari seluruh kalangan umat Muslim.” --Prof. Dr. Didin Hafidhuddin, Ketua Umum BAZNAS
“Buku yang sangat lengkap dan komprehensif dalam menjelaskan pengertian, sejarah, urgensi, hikmah, manfaat, dan berbagai aspek tentang jihad dalam Islam. Perlu dimiliki untuk meluruskan kesalahpahaman tentang jihad.” —Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl, Cendekiawan Muslim
“Rujukan akademis terlengkap untuk mengetahui diskursus jihad dalam khazanah Islam. Banyak hal penting yang dijelaskan Dr. Yusuf Qardhawi, terutama tatkala membedakan istilah al-qatl (pembunuhan), al-harb (peperangan), al-‘unf (kekerasan), al-irhâb (terorisme). Buku ini telah meletakkan jihad dalam konteks yang lebih luas, terutama untuk kemajuan umat. Sebab itu, buku ini perlu dibaca oleh umat Islam di Tanah Air.” —Zuhairi Misrawi, Intelektual Muda Nahdlatul Ulama dan Ketua Moderate Muslim Society
“Belakang ini konsep jihad disalahartikan menjadi teror dan kekerasan. Padahal, arti jihad sangat luas lagi suci dan bahkan secara fisik sekalipun lebih santun daripada peperangan modern. Buku ini menggambarkan keluasan makna jihad tersebut dan penting menjadi rujukan kalangan Muslim dan non-Muslim.” --Hamid Fahmy Zarkasy, Ph.D., Direktur Center for Islamic and Occidental Studies (CIOS)
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Entrepreneurship Kaum Sarungan

Judul : Entrepreneurship Kaum Sarungan
Penulis : DR. Jazim Hamidi SH. MH
Mustafa Lutfi SH. MH
Harga : Rp. 49.000
Halaman : 292 halaman
Ukuran : 13,5x21,5 cm
Penerbit : Khalifa(Pustaka Al kautsar Group)
ISBN : 978-979-1164- 238
Kategori : Motivasi




Review singkat;


Syariat Islam mengajak umatnya menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Maka, yang harus dipikirkan adalah bagaimana membangun kesuksesan dunia sebagai jalan menempuh keberhasilan kehidupan akhirat. Di antara cara terbaik menciptakan kesuksesan dunia adalah dengan kewirausahaan atau entrepreneurship. Pasalnya, ada yang menyatakan bahwa 90 persen pintu-pintu rezeki itu dikuasai pedagang dan petani.
Secara khusus, keberhasilan dalam bidang ekonomi menjadi pintu gerbang masuknya keberhasilan dakwah di tengah-tengah umat yang sedang gandrung membangun status sosial. Bagi berapa santri, ustadz, dan kyai, serta siapa pun yang bergerak dalam dunia pendidikan dan pengajaran, kemapanan ekonomi jelas sangat membantu lancarnya misi yang mereka embank.
Buku ini mencoba mengajak para santri dan siapapun yang terlibat di pesantren serta masyarakat umumnya untuk bias membangun kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan. Ini mengingat, betapa bahagianya orang yang kesuksesan dunianya mampu menjadi batu loncatan untuk bisa ’melompat’ lebih tinggi di kehidupan akhiratnya.

Pesan Buku:

Sebutkan judul yang akan anda inginkan, kontak:

E-mail : Pustaka_alkautsar@ yahoo.co. id
Sms/telepon : (021) 802 712 38(esia)
Info lengkap: www.kautsar. co.id
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Entrepreneurship Kaum Sarungan

Judul : Entrepreneurship Kaum Sarungan
Penulis : DR. Jazim Hamidi SH. MH
Mustafa Lutfi SH. MH
Harga : Rp. 49.000
Halaman : 292 halaman
Ukuran : 13,5x21,5 cm
Penerbit : Khalifa(Pustaka Al kautsar Group)
ISBN : 978-979-1164- 238
Kategori : Motivasi




Review singkat;


Syariat Islam mengajak umatnya menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Maka, yang harus dipikirkan adalah bagaimana membangun kesuksesan dunia sebagai jalan menempuh keberhasilan kehidupan akhirat. Di antara cara terbaik menciptakan kesuksesan dunia adalah dengan kewirausahaan atau entrepreneurship. Pasalnya, ada yang menyatakan bahwa 90 persen pintu-pintu rezeki itu dikuasai pedagang dan petani.
Secara khusus, keberhasilan dalam bidang ekonomi menjadi pintu gerbang masuknya keberhasilan dakwah di tengah-tengah umat yang sedang gandrung membangun status sosial. Bagi berapa santri, ustadz, dan kyai, serta siapa pun yang bergerak dalam dunia pendidikan dan pengajaran, kemapanan ekonomi jelas sangat membantu lancarnya misi yang mereka embank.
Buku ini mencoba mengajak para santri dan siapapun yang terlibat di pesantren serta masyarakat umumnya untuk bias membangun kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan. Ini mengingat, betapa bahagianya orang yang kesuksesan dunianya mampu menjadi batu loncatan untuk bisa ’melompat’ lebih tinggi di kehidupan akhiratnya.

Pesan Buku:

Sebutkan judul yang akan anda inginkan, kontak:

E-mail : Pustaka_alkautsar@ yahoo.co. id
Sms/telepon : (021) 802 712 38(esia)
Info lengkap: www.kautsar. co.id
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Khadijah dan Aisyah (Inspirasi Cinta di Balik Pribadi Rasulullah)



Judul : Khadijah dan Aisyah (Inspirasi Cinta di Balik Pribadi Rasulullah)
Penulis : Eman Sulaiman
Penerbit : Madania Prima (imprint Salamadani Publishing)
Tebal : 320+iv
Tahun : 2007


Di samping seorang laki-laki hebat, minimal ada tiga orang wanita hebat. Ibunya, istrinya, dan anak perempuannya. Jika kita telisik, ada tiga tahapan hidup Rasulullah saw, di antara banyak tahapan hidupnya, di mana di sana ada tiga wanita yang berperan penting dalam hidupnya.

Tahapan berat pertama dalam hidupnya ia didampingi oleh wanita yang sangat stabil, stabil secara mental, pemikiran, dan finansial. Setiap kali Rasul menerima celaan, hinaan, dan cobaan, Khadijah menjadi orang pertama yang memberi spirit yang menghibur. Ia berperan besar mengondisikan rumah tangga Rasul menjadi tenang, tenteram, dan damai. Ia memosisikan diri sebagai rekan di saat-saat yang sulit dan istri yang penuh cinta kasih dalam situasi apa pun. Tak dapat dimungkiri, Khadijah merupakan sosok fenomenal. Bukan saja memiliki perilaku mulia, ia juga cerdas dengan ketabahan luar biasa dengan mengorbankan seluruh harta, jiwa, dan raga bagi sang Nabi. Dengan kematangan, kebijaksanaan, dan integritas diri, ia mendukung penuh pengorbanan Rasul dalam menjalani tugas-tugas kerasulan.

Ketika Khadijah meninggal, Fatimah yang beranjak dewasa menggantikan kedudukan ibunya sebagai pembela ayahnya. Dari berbagai catatan sejarah kita mungkin sering didengar bahwa Fatimah mencintai dan sangat membela ayahnya.

Begitu juga dengan Aisyah. Anak perempuan Abu Bakar ini dalam sejarah menjadi fenomena unik dan istimewa dalam kehidupan Rasulullah, dia memberikan warna-warni mozaik baru dalam kehidupan berumah tangga Rasulullah. Sifat kekanakkan, kecerdasannya, pun rasa cemburunya, bertemu dengan kebijaksanaan Rasulullah.

Selain kisah Rasulullah dengan Khadijah, Aisyah, dan Fatimah, masih ada kisah lainnya dalam buku ini. Penulisnya, Eman Sulaiman, seorang alumni jurusan Sejarah Universitas Padjajaran Bandung, membahas pula hal-hal yang berkaitan dengan Rasulullah saw: peran dalam mayarakat, mengangkat derajat wanita (gender), memaafkan dan berbuat baik kepada yang zalim, paradigma kerja, mi`raj, dakwah, gambaran fisik Rasulullah, keberanian dan sikap tegas, dan khutbah arafah pada 9 Dzulhijjah di Padang Arafah.

Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan: buku ini diberi pengantar oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), tokoh Islam dari Bandung. Aa Gym dalam pengantarnya menulis tentang indahnya hidup dalam tuntunan Rasulullah saw, juga memberikan tips mencintai dan meneladaninya.
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Khadijah dan Aisyah (Inspirasi Cinta di Balik Pribadi Rasulullah)



Judul : Khadijah dan Aisyah (Inspirasi Cinta di Balik Pribadi Rasulullah)
Penulis : Eman Sulaiman
Penerbit : Madania Prima (imprint Salamadani Publishing)
Tebal : 320+iv
Tahun : 2007


Di samping seorang laki-laki hebat, minimal ada tiga orang wanita hebat. Ibunya, istrinya, dan anak perempuannya. Jika kita telisik, ada tiga tahapan hidup Rasulullah saw, di antara banyak tahapan hidupnya, di mana di sana ada tiga wanita yang berperan penting dalam hidupnya.

Tahapan berat pertama dalam hidupnya ia didampingi oleh wanita yang sangat stabil, stabil secara mental, pemikiran, dan finansial. Setiap kali Rasul menerima celaan, hinaan, dan cobaan, Khadijah menjadi orang pertama yang memberi spirit yang menghibur. Ia berperan besar mengondisikan rumah tangga Rasul menjadi tenang, tenteram, dan damai. Ia memosisikan diri sebagai rekan di saat-saat yang sulit dan istri yang penuh cinta kasih dalam situasi apa pun. Tak dapat dimungkiri, Khadijah merupakan sosok fenomenal. Bukan saja memiliki perilaku mulia, ia juga cerdas dengan ketabahan luar biasa dengan mengorbankan seluruh harta, jiwa, dan raga bagi sang Nabi. Dengan kematangan, kebijaksanaan, dan integritas diri, ia mendukung penuh pengorbanan Rasul dalam menjalani tugas-tugas kerasulan.

Ketika Khadijah meninggal, Fatimah yang beranjak dewasa menggantikan kedudukan ibunya sebagai pembela ayahnya. Dari berbagai catatan sejarah kita mungkin sering didengar bahwa Fatimah mencintai dan sangat membela ayahnya.

Begitu juga dengan Aisyah. Anak perempuan Abu Bakar ini dalam sejarah menjadi fenomena unik dan istimewa dalam kehidupan Rasulullah, dia memberikan warna-warni mozaik baru dalam kehidupan berumah tangga Rasulullah. Sifat kekanakkan, kecerdasannya, pun rasa cemburunya, bertemu dengan kebijaksanaan Rasulullah.

Selain kisah Rasulullah dengan Khadijah, Aisyah, dan Fatimah, masih ada kisah lainnya dalam buku ini. Penulisnya, Eman Sulaiman, seorang alumni jurusan Sejarah Universitas Padjajaran Bandung, membahas pula hal-hal yang berkaitan dengan Rasulullah saw: peran dalam mayarakat, mengangkat derajat wanita (gender), memaafkan dan berbuat baik kepada yang zalim, paradigma kerja, mi`raj, dakwah, gambaran fisik Rasulullah, keberanian dan sikap tegas, dan khutbah arafah pada 9 Dzulhijjah di Padang Arafah.

Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan: buku ini diberi pengantar oleh KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), tokoh Islam dari Bandung. Aa Gym dalam pengantarnya menulis tentang indahnya hidup dalam tuntunan Rasulullah saw, juga memberikan tips mencintai dan meneladaninya.
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Saat Berharga Untuk Anak Kita

Diambil dari Buku yang berjudul ‘Saat Berharga Untuk Anak Kita’

Penulis: Mohammad Fauzil Adhim

Harga: Rp. 36.000,-

Penerbit: Pro-U Media

Kalau hari ini kita masih ingat agama, dan merelakan keringat kita di jalan-Nya, maka itu boleh jadi bukan keberhasilan kita. Kalau hari ini kita ingat tentang tanggung jawab sesudah mati, sangat mungkin bukan karena kebaikan yang sepenuhnya lahir dari kesadaran kita. Boleh jadi itu semua bukan merupakan prestasi kita sendiri, melainkan justru terutama orangtua kita. Mereka menanam benih-benihnya, lalu tumbuh mengakar di dada kita. Atau para guru kita yang tulus menyemainya, lalu Allah kokohkan dalam hati kita.

Historia vitae magistra, begitu kata pepatah. Sejarah atau pengalaman adalah guru terbaik kehidupan. Orang-orang yang mengambil pelajaran dari mereka yang telah mendahului kita, Insya Allah akan tahu bagaimana memaknai tugas hidup sebagai orangtua. Dari perjalanan saya ke timur dan ke barat, saya melihat betapa tak bergunanya kebanggaan terhadap kreativitas dan kecerdasan anak, ketika mereka tidak tahu jalan hidup yang harus ditempuh. Bahkan ilmu agama yang tinggi pun akan sia-sia kalau mereka tidak mempunyai harga diri yang bersih serta tujuan hidup yang pasti. Betapa banyak anak-anak yang memiliki keluasan ilmu agama, tetapi karena kita salah menanamkan tujuan, mereka justru menjadi pembawa kesesatan dengan ilmu yang ada pada dirinya.

Ada hadis yang sangat sering kita ingat, tetapi sangat jarang menjadi landasan kita dalam berbuat. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam pernah mengingatkan kita, “Sesungguhnya setiap amal tergantung dari niatnya—dalam riwayat lain: tergantung dari niat-niatnya—dan sesungguhnya setiap orang hanya memperoleh apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya (diniatkan) kepada dunia yang ingin diraihnya atau perempuan yang ingin dinikahinya, maka (nilai) hijrahnya adalah kepada apa yang menjadi tujuan hijrahnya itu” (H.r. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi & an-Nasa’i).

Banyak orangtua yang berhasil mendidik anaknya bukan karena kepandaiannya mendidik anak, tetapi karena doa-doa mereka yang tulus. Banyak orangtua yang caranya mendidik salah jika ditinjau dari sudut pandang psikologi, tetapi anak-anaknya tumbuh menjadi penyejuk mata yang membawa kebaikan dikarenakan amat besarnya pengharapan orangtua. Di antara mereka ada yang selalu membasahi penghujung malam dengan airmata untuk merintih kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Di antara mereka ada pula yang menyertai langkah-langkahnya dengan niat yang lurus dan bersih.

Kadang seperti tak berkait langsung. Tetapi amal bergantung pada niatnya. Seorang ibu menyedekahkan hartanya karena mengharap ridha Allah dan penjagaan iman atas anak-anaknya, lalu Allah tegakkan dinding di hati anak sehingga tak terjangkau oleh kerusakan yang ada di sekitarnya. Boleh jadi seorang istri bersikeras meminta suaminya menyucikan harta, lalu Allah sucikan hati anak-anak mereka dari keruhnya hati dan kotornya pikiran. Boleh jadi pula ada bapak-bapak yang sibuk dengan perkara yang seakan tak bersentuhan dengan agama, tetapi sesungguhnya ia sedang menolong agama Allah, sehingga Allah berikan pertolongan kepada mereka. Allah datangkan pertolongan kepada mereka dengan jalan yang tak terduga.

Teringatlah saya dengan firman Allah, Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, pasti Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu (Q.s. Muhammad [47]: 7).

Ya Allah, alangkah masih sering lalai hati kita. Kita berbuat, tapi tanpa berniat. Bahkan di saat kita sedang sibuk berbicara agama pun, yang memenuhi hati seringkali bukan niat yang bersih. Akibatnya hati kita risau dan jiwa kita gelisah. Alih-alih membincangkan agama, yang ada justru perdebatan yang mengeraskan hati. Inilah antara lain yang menyebabkan sebagian ulama hilang kharismanya.

Astaghfirullahal ‘adzim. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Di zaman ketika wibawa sebagian ulama semakin rapuh, rasanya kita perlu menguatkan hati anak-anak kita. Di masa ketika masjid-masjid justru sibuk mengundang artis, kita perlu memperbanyak amal untuk memohon barakah Allah bagi kebaikan hidup kita dan anak-anak kita. Sesungguhnya Allah yang menggenggam hati manusia.

Semoga Allah mengampuni kelalaian kita. Semoga pula Allah menggerakkan hati kita untuk lebih mengingat-Nya, sehingga apa pun yang kita kerjakan mempunyai nilai di hadapan Allah. Semoga apa yang kita kerjakan sekarang, bisa menjadi bekal pulang ke kampung akhirat.

Telah berlalu masa orang-orang terdahulu. Setiap saat masa beralih dan zaman bertukar. Orang-orang yang dahulu berteriak lantang, sekarang mungkin sudah tinggal tulang belulang. Anak-anak yang dulu lucu-lucu, sekarang mungkin sudah menjadi penyejuk kalbu yang membawa haru karena tulusnya perjuangan mereka. Tetapi sebagian lagi mungkin justru menjadi penyebab airmata pilu para orangtua. Anak-anak yang dulu mengeja a-ba-ta-tsa, sekarang mungkin sedang aktif berdakwah. Tetapi sebagian lagi mungkin justru sedang sibuk menjual agama…

Masa berganti, zaman bertukar. Hanya hukum Allah yang tak pernah berubah, meskipun kita menggantinya setiap saat. Allah menyuruh kita mengambil pelajaran dari mereka yang telah pergi; baik mereka yang meninggalkan kebaikan maupun mereka yang membawa keburukan. Di dalamnya, ada hukum sejarah yang patut kita catat.

Ya… ya… ya… masa terus berganti. Kita tak bisa meminta anak-anak untuk menjadi seperti kita. Seperti nasihat ‘Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhahu, kita didik anak-anak kita untuk sebuah zaman yang bukan zaman kita. Terserah mereka akan jadi apa, yang penting ‘akidah, iman dan komitmen mereka sama dengan kita atau lebih teguh lagi.

Zaman bertukar dan dunia terus berubah. Pada masa kita kecil, alat pengirim berita paling cepat adalah telegram. Sekarang, ketika kita belum terlalu tua, telegram sudah tidak dipakai lagi. Telegram sudah menjadi teknologi yang ketinggalan zaman. Sekarang melalui perangkat kecil di tangan yang bernama komunikator, berita dari manca negara lengkap dengan fotonya bisa kita akses setiap saat. Anak-anak yang masih ingusan bisa mendapatkan ilmu-ilmu berharga lewat internet dengan kecepatan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Tetapi pada saat yang sama, lihatlah di bilik-bilik warnet itu, bagaimana sejumlah anak kaum muslimin sedang terombang-ambing di hadapan situs-situs porno.

Kita mungkin bisa mencegah dengan kekuasaan atas anak-anak itu. Tetapi apa yang sanggup kita kerjakan sesudah kita tiada? Tak ada. Itu sebabnya kita mulai perlu berpikir tentang bekal buat anak-anak kita sesudah jasad terkubur tanah. Allah Subhânahu wa Ta’âlâ mengingatkan, “Dan hendaklah orang-orang pada takut kalau-kalau di belakang hari mereka meninggalkan keturunan yang lemah, dan mencemaskan (merasa ketakutan) akan mereka. Maka bertakwalah kepada Allah dan berkatalah dengan qaulan sadidan (perkataan yang benar).” (Q.s. an-Nisâ` [4]: 9).

Di tempat ini, kita sudah pernah berbincang tentang qaulan sadidan. Adapun tentang takwa, rasanya tak ada yang dapat saya sampaikan. Iman masih lemah, ilmu nyaris tak ada, sementara amal hampir-hampir tak ada yang dapat dibanggakan. Ingin sekali saya berpesan tentang takwa, tetapi saya lihat hati ini masih amat keruh. Padahal ketika Allah berpesan agar kita takut kalau-kalau di belakang hari meninggalkan generasi yang lemah, hanya dua yang menjadi jalan keluarnya, yakni takwa dan berbicara dengan perkataan yang benar.

Inilah dua hal yang amat sederhana, tetapi butuh perjuangan yang tak pernah usai. Seperti anak-anak kita kelak, setiap saat bertarung pada diri kita bisikan-bisikan kepada kesesatan dan bisikan-bisikan takwa. Fa alhamaha fujuraha wa taqwaha. Di hati kitalah semua bertarung.

Ya, dua hal itulah yang dapat kita harapkan menjadi bekal bagi anak-anak kita kelak. Bukan psikologi. Bukan sosiologi.

Semoga Allah kuatkan iman kita. Semoga pula Allah memperjalankan kita dalam takwa kepada-Nya. Semoga langkah kita senantiasa berada di atas niat yang kokoh dan tujuan yang baik. Semoga setiap langkah kita membawa kepada ridha-Nya dan meninggalkan bekas yang mantap di hati anak-anak dan keturunan kita, sehingga mereka senantiasa memenangkan bisikan takwanya.

Selebihnya, ada yang harus kita benahi. Tentang iman kita. Tentang ilmu kita. Juga tentang amal-amal kita.

Kepada Allah kita menggantungkan harapan. Hari-hari mendatang anak kita, di tengah tantangan yang semakin menakutkan, semoga dapat memberi bobot kepada bumi dengan kalimat laa ilaaha illallah. Semoga Allah memperjalankan mereka sebagai penolong-penolong- Nya. Allahumma amin.

Diambil dari Buku yang berjudul ‘Saat Berharga Untuk Anak Kita’

Penulis: Mohammad Fauzil Adhim

Harga: Rp. 36.000,-

Penerbit: Pro-U Media
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Saat Berharga Untuk Anak Kita

Diambil dari Buku yang berjudul ‘Saat Berharga Untuk Anak Kita’

Penulis: Mohammad Fauzil Adhim

Harga: Rp. 36.000,-

Penerbit: Pro-U Media

Kalau hari ini kita masih ingat agama, dan merelakan keringat kita di jalan-Nya, maka itu boleh jadi bukan keberhasilan kita. Kalau hari ini kita ingat tentang tanggung jawab sesudah mati, sangat mungkin bukan karena kebaikan yang sepenuhnya lahir dari kesadaran kita. Boleh jadi itu semua bukan merupakan prestasi kita sendiri, melainkan justru terutama orangtua kita. Mereka menanam benih-benihnya, lalu tumbuh mengakar di dada kita. Atau para guru kita yang tulus menyemainya, lalu Allah kokohkan dalam hati kita.

Historia vitae magistra, begitu kata pepatah. Sejarah atau pengalaman adalah guru terbaik kehidupan. Orang-orang yang mengambil pelajaran dari mereka yang telah mendahului kita, Insya Allah akan tahu bagaimana memaknai tugas hidup sebagai orangtua. Dari perjalanan saya ke timur dan ke barat, saya melihat betapa tak bergunanya kebanggaan terhadap kreativitas dan kecerdasan anak, ketika mereka tidak tahu jalan hidup yang harus ditempuh. Bahkan ilmu agama yang tinggi pun akan sia-sia kalau mereka tidak mempunyai harga diri yang bersih serta tujuan hidup yang pasti. Betapa banyak anak-anak yang memiliki keluasan ilmu agama, tetapi karena kita salah menanamkan tujuan, mereka justru menjadi pembawa kesesatan dengan ilmu yang ada pada dirinya.

Ada hadis yang sangat sering kita ingat, tetapi sangat jarang menjadi landasan kita dalam berbuat. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wasallam pernah mengingatkan kita, “Sesungguhnya setiap amal tergantung dari niatnya—dalam riwayat lain: tergantung dari niat-niatnya—dan sesungguhnya setiap orang hanya memperoleh apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya (diniatkan) kepada dunia yang ingin diraihnya atau perempuan yang ingin dinikahinya, maka (nilai) hijrahnya adalah kepada apa yang menjadi tujuan hijrahnya itu” (H.r. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi & an-Nasa’i).

Banyak orangtua yang berhasil mendidik anaknya bukan karena kepandaiannya mendidik anak, tetapi karena doa-doa mereka yang tulus. Banyak orangtua yang caranya mendidik salah jika ditinjau dari sudut pandang psikologi, tetapi anak-anaknya tumbuh menjadi penyejuk mata yang membawa kebaikan dikarenakan amat besarnya pengharapan orangtua. Di antara mereka ada yang selalu membasahi penghujung malam dengan airmata untuk merintih kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Di antara mereka ada pula yang menyertai langkah-langkahnya dengan niat yang lurus dan bersih.

Kadang seperti tak berkait langsung. Tetapi amal bergantung pada niatnya. Seorang ibu menyedekahkan hartanya karena mengharap ridha Allah dan penjagaan iman atas anak-anaknya, lalu Allah tegakkan dinding di hati anak sehingga tak terjangkau oleh kerusakan yang ada di sekitarnya. Boleh jadi seorang istri bersikeras meminta suaminya menyucikan harta, lalu Allah sucikan hati anak-anak mereka dari keruhnya hati dan kotornya pikiran. Boleh jadi pula ada bapak-bapak yang sibuk dengan perkara yang seakan tak bersentuhan dengan agama, tetapi sesungguhnya ia sedang menolong agama Allah, sehingga Allah berikan pertolongan kepada mereka. Allah datangkan pertolongan kepada mereka dengan jalan yang tak terduga.

Teringatlah saya dengan firman Allah, Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, pasti Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu (Q.s. Muhammad [47]: 7).

Ya Allah, alangkah masih sering lalai hati kita. Kita berbuat, tapi tanpa berniat. Bahkan di saat kita sedang sibuk berbicara agama pun, yang memenuhi hati seringkali bukan niat yang bersih. Akibatnya hati kita risau dan jiwa kita gelisah. Alih-alih membincangkan agama, yang ada justru perdebatan yang mengeraskan hati. Inilah antara lain yang menyebabkan sebagian ulama hilang kharismanya.

Astaghfirullahal ‘adzim. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Di zaman ketika wibawa sebagian ulama semakin rapuh, rasanya kita perlu menguatkan hati anak-anak kita. Di masa ketika masjid-masjid justru sibuk mengundang artis, kita perlu memperbanyak amal untuk memohon barakah Allah bagi kebaikan hidup kita dan anak-anak kita. Sesungguhnya Allah yang menggenggam hati manusia.

Semoga Allah mengampuni kelalaian kita. Semoga pula Allah menggerakkan hati kita untuk lebih mengingat-Nya, sehingga apa pun yang kita kerjakan mempunyai nilai di hadapan Allah. Semoga apa yang kita kerjakan sekarang, bisa menjadi bekal pulang ke kampung akhirat.

Telah berlalu masa orang-orang terdahulu. Setiap saat masa beralih dan zaman bertukar. Orang-orang yang dahulu berteriak lantang, sekarang mungkin sudah tinggal tulang belulang. Anak-anak yang dulu lucu-lucu, sekarang mungkin sudah menjadi penyejuk kalbu yang membawa haru karena tulusnya perjuangan mereka. Tetapi sebagian lagi mungkin justru menjadi penyebab airmata pilu para orangtua. Anak-anak yang dulu mengeja a-ba-ta-tsa, sekarang mungkin sedang aktif berdakwah. Tetapi sebagian lagi mungkin justru sedang sibuk menjual agama…

Masa berganti, zaman bertukar. Hanya hukum Allah yang tak pernah berubah, meskipun kita menggantinya setiap saat. Allah menyuruh kita mengambil pelajaran dari mereka yang telah pergi; baik mereka yang meninggalkan kebaikan maupun mereka yang membawa keburukan. Di dalamnya, ada hukum sejarah yang patut kita catat.

Ya… ya… ya… masa terus berganti. Kita tak bisa meminta anak-anak untuk menjadi seperti kita. Seperti nasihat ‘Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhahu, kita didik anak-anak kita untuk sebuah zaman yang bukan zaman kita. Terserah mereka akan jadi apa, yang penting ‘akidah, iman dan komitmen mereka sama dengan kita atau lebih teguh lagi.

Zaman bertukar dan dunia terus berubah. Pada masa kita kecil, alat pengirim berita paling cepat adalah telegram. Sekarang, ketika kita belum terlalu tua, telegram sudah tidak dipakai lagi. Telegram sudah menjadi teknologi yang ketinggalan zaman. Sekarang melalui perangkat kecil di tangan yang bernama komunikator, berita dari manca negara lengkap dengan fotonya bisa kita akses setiap saat. Anak-anak yang masih ingusan bisa mendapatkan ilmu-ilmu berharga lewat internet dengan kecepatan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya. Tetapi pada saat yang sama, lihatlah di bilik-bilik warnet itu, bagaimana sejumlah anak kaum muslimin sedang terombang-ambing di hadapan situs-situs porno.

Kita mungkin bisa mencegah dengan kekuasaan atas anak-anak itu. Tetapi apa yang sanggup kita kerjakan sesudah kita tiada? Tak ada. Itu sebabnya kita mulai perlu berpikir tentang bekal buat anak-anak kita sesudah jasad terkubur tanah. Allah Subhânahu wa Ta’âlâ mengingatkan, “Dan hendaklah orang-orang pada takut kalau-kalau di belakang hari mereka meninggalkan keturunan yang lemah, dan mencemaskan (merasa ketakutan) akan mereka. Maka bertakwalah kepada Allah dan berkatalah dengan qaulan sadidan (perkataan yang benar).” (Q.s. an-Nisâ` [4]: 9).

Di tempat ini, kita sudah pernah berbincang tentang qaulan sadidan. Adapun tentang takwa, rasanya tak ada yang dapat saya sampaikan. Iman masih lemah, ilmu nyaris tak ada, sementara amal hampir-hampir tak ada yang dapat dibanggakan. Ingin sekali saya berpesan tentang takwa, tetapi saya lihat hati ini masih amat keruh. Padahal ketika Allah berpesan agar kita takut kalau-kalau di belakang hari meninggalkan generasi yang lemah, hanya dua yang menjadi jalan keluarnya, yakni takwa dan berbicara dengan perkataan yang benar.

Inilah dua hal yang amat sederhana, tetapi butuh perjuangan yang tak pernah usai. Seperti anak-anak kita kelak, setiap saat bertarung pada diri kita bisikan-bisikan kepada kesesatan dan bisikan-bisikan takwa. Fa alhamaha fujuraha wa taqwaha. Di hati kitalah semua bertarung.

Ya, dua hal itulah yang dapat kita harapkan menjadi bekal bagi anak-anak kita kelak. Bukan psikologi. Bukan sosiologi.

Semoga Allah kuatkan iman kita. Semoga pula Allah memperjalankan kita dalam takwa kepada-Nya. Semoga langkah kita senantiasa berada di atas niat yang kokoh dan tujuan yang baik. Semoga setiap langkah kita membawa kepada ridha-Nya dan meninggalkan bekas yang mantap di hati anak-anak dan keturunan kita, sehingga mereka senantiasa memenangkan bisikan takwanya.

Selebihnya, ada yang harus kita benahi. Tentang iman kita. Tentang ilmu kita. Juga tentang amal-amal kita.

Kepada Allah kita menggantungkan harapan. Hari-hari mendatang anak kita, di tengah tantangan yang semakin menakutkan, semoga dapat memberi bobot kepada bumi dengan kalimat laa ilaaha illallah. Semoga Allah memperjalankan mereka sebagai penolong-penolong- Nya. Allahumma amin.

Diambil dari Buku yang berjudul ‘Saat Berharga Untuk Anak Kita’

Penulis: Mohammad Fauzil Adhim

Harga: Rp. 36.000,-

Penerbit: Pro-U Media
INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Pemerataan Distribusi Kekayaan Dalam Ekonomi Islam

Judul Buku: Pemerataan Distribusi Kekayaan Dalam Ekonomi Islam
Pengarang: Dr. Zaki Fuad Chalil
Pengantar : Prof.Dr. H. Syamsudin Mahmud,SE (mantan Dekan FE Unsyiah/Gubernur Aceh)
Editor : Sayed Mahdi
Penerbit : Penerbit Erlangga, 2009
ISBN : (13) 978-979-075- 038-8
Apa kata Prof.Dr.Tgk. H. Muslim Ibrahim,MA * tentang buku ini:
Kehadiran buku ini telah mengisi khazanah ilmu ekonomi, khususnya ekonomi Islam, yang tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi tetapi juga berguna bagi masyarakat banyak. Buku ini menawarkan nuansa baru dalam bidnag ilmu ekonomi yaitu Sistem pemenuhan kebutuhan dan distribusi pendapatan yang dihgali dari ayat-ayat Al-Quran.
Ada dua catatan penting yang perlu diperhatikan dalam menelaah buku ini: pertama penulisnya mengajak pembaca untuk meningkatkan kinerja dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup, Dengan terpenuhi kebutuhan hidup, maka setiap individu akan merasakan kesejahteraan dan sekaligus dapat meningkatkan produktivitas kerja.
Kedua, buku ini menggambarkansecara gamnblang dan lugas tentang pentingnya pemerataan distribusi pemerataan. Setiap pendapatan atau hasil usaha perlu didistribusikan baik secara konsumtif maupun produktif. Distribusisi konsumtif direalisasikan dalam bentuk Zakat dan sedekah; sedangkang distribusi produktif dinyatalaksanakan dalam bentuk penyediaan lapangan kerja, pemberian modal usaha dan aneka kerajinan yang dapat mendatangkan hasil.
* Guru besar Fiqih Muqaram Pasca Sarjana IAIN-ArRaniry Banda Aceh, , ketua Dewan pengawas Syari'ah BPD Syari'ah Aceh, Ketua Dewan pakar MES Aceh


INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

Pemerataan Distribusi Kekayaan Dalam Ekonomi Islam

Judul Buku: Pemerataan Distribusi Kekayaan Dalam Ekonomi Islam
Pengarang: Dr. Zaki Fuad Chalil
Pengantar : Prof.Dr. H. Syamsudin Mahmud,SE (mantan Dekan FE Unsyiah/Gubernur Aceh)
Editor : Sayed Mahdi
Penerbit : Penerbit Erlangga, 2009
ISBN : (13) 978-979-075- 038-8
Apa kata Prof.Dr.Tgk. H. Muslim Ibrahim,MA * tentang buku ini:
Kehadiran buku ini telah mengisi khazanah ilmu ekonomi, khususnya ekonomi Islam, yang tidak hanya bermanfaat bagi kalangan akademisi tetapi juga berguna bagi masyarakat banyak. Buku ini menawarkan nuansa baru dalam bidnag ilmu ekonomi yaitu Sistem pemenuhan kebutuhan dan distribusi pendapatan yang dihgali dari ayat-ayat Al-Quran.
Ada dua catatan penting yang perlu diperhatikan dalam menelaah buku ini: pertama penulisnya mengajak pembaca untuk meningkatkan kinerja dalam rangka pemenuhan kebutuhan hidup, Dengan terpenuhi kebutuhan hidup, maka setiap individu akan merasakan kesejahteraan dan sekaligus dapat meningkatkan produktivitas kerja.
Kedua, buku ini menggambarkansecara gamnblang dan lugas tentang pentingnya pemerataan distribusi pemerataan. Setiap pendapatan atau hasil usaha perlu didistribusikan baik secara konsumtif maupun produktif. Distribusisi konsumtif direalisasikan dalam bentuk Zakat dan sedekah; sedangkang distribusi produktif dinyatalaksanakan dalam bentuk penyediaan lapangan kerja, pemberian modal usaha dan aneka kerajinan yang dapat mendatangkan hasil.
* Guru besar Fiqih Muqaram Pasca Sarjana IAIN-ArRaniry Banda Aceh, , ketua Dewan pengawas Syari'ah BPD Syari'ah Aceh, Ketua Dewan pakar MES Aceh


INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

buku baru "Azazil"


Azazil adalah buku laris fenomenal yang meraih The Arabic Booker Prize 2009, sebuah penghargaan bergengsi untuk novel yang terbit di Timur Tengah. Dalam novel ini, tokoh-tokoh historis yang disucikan oleh gereja berbaur dengan tokoh-tokoh rekaan, menjalin sebuah kisah yang menarik, kontroversial, dan bikin penasaran.

Novel berlatar sejarah yang ditulis oleh seorang profesor terkemuka ini mengisahkan autobiografi fiksional seorang rahib Mesir bernama Hypa yang hidup pada masa pergolakan iman Kristen di abad kelima Masehi. Saat itu terjadi pertentangan antara berbagai aliran gereja menyangkut konsep-konsep sakral, termasuk soal Trinitas dan ketuhanan Yesus, yang kemudian berpuncak pada serangkaian tragedi kekerasan yang mengatasnamakan Tuhan.

Novel kontroversial ini diwarnai pula oleh kisah cinta terlarang antara Hypa dengan dua wanita jelita: Oktavia si penyembah berhala dan Martha sang penyanyi gereja. Adapun Azazil adalah raja iblis yang diusir Tuhan dari surga karena membangkang.

Dalam kisah ini, Azazil yang licik menggoda Hypa untuk menuliskan rahasia kelam hidupnya serta pikiran-pikiran terlarangnya yang sesat menurut gereja, di atas lembaran-lembaran perkamen. Berabad-abad kemudian, manuskrip kuno berbahasa Aramaik itu ditemukan dan berhasil diterjemahkan oleh seorang ahli filologi, sekaligus mengungkap sebuah misteri yang telah terkubur lebih dari seribu tahun.

“Azazil adalah buku paling berbahaya bagi keimanan Kristen.”
—Kardinal Besyaway, Sekretaris Umum Kepala Gereja Ortodoks Koptik Mesir

“Sebuah novel yang mendobrak sakralitas.”
—Jurnal Al-Qahirah, Mesir

“Azazil adalah karya sastra yang tiada tanding.”
—Koran El-Ra`y, Yordania

INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

buku baru "Azazil"


Azazil adalah buku laris fenomenal yang meraih The Arabic Booker Prize 2009, sebuah penghargaan bergengsi untuk novel yang terbit di Timur Tengah. Dalam novel ini, tokoh-tokoh historis yang disucikan oleh gereja berbaur dengan tokoh-tokoh rekaan, menjalin sebuah kisah yang menarik, kontroversial, dan bikin penasaran.

Novel berlatar sejarah yang ditulis oleh seorang profesor terkemuka ini mengisahkan autobiografi fiksional seorang rahib Mesir bernama Hypa yang hidup pada masa pergolakan iman Kristen di abad kelima Masehi. Saat itu terjadi pertentangan antara berbagai aliran gereja menyangkut konsep-konsep sakral, termasuk soal Trinitas dan ketuhanan Yesus, yang kemudian berpuncak pada serangkaian tragedi kekerasan yang mengatasnamakan Tuhan.

Novel kontroversial ini diwarnai pula oleh kisah cinta terlarang antara Hypa dengan dua wanita jelita: Oktavia si penyembah berhala dan Martha sang penyanyi gereja. Adapun Azazil adalah raja iblis yang diusir Tuhan dari surga karena membangkang.

Dalam kisah ini, Azazil yang licik menggoda Hypa untuk menuliskan rahasia kelam hidupnya serta pikiran-pikiran terlarangnya yang sesat menurut gereja, di atas lembaran-lembaran perkamen. Berabad-abad kemudian, manuskrip kuno berbahasa Aramaik itu ditemukan dan berhasil diterjemahkan oleh seorang ahli filologi, sekaligus mengungkap sebuah misteri yang telah terkubur lebih dari seribu tahun.

“Azazil adalah buku paling berbahaya bagi keimanan Kristen.”
—Kardinal Besyaway, Sekretaris Umum Kepala Gereja Ortodoks Koptik Mesir

“Sebuah novel yang mendobrak sakralitas.”
—Jurnal Al-Qahirah, Mesir

“Azazil adalah karya sastra yang tiada tanding.”
—Koran El-Ra`y, Yordania

INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

cara mudah belajar tajwid




Pengarang : ( Dr. Abdul Aziz bin Abdul Fatah al-Qari' )
Harga : Rp33.000,00
Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

Al-Qur`an adalah kitab tuntunan dan pedoman utama umat Islam. Berbeda dengan kitab-kitab lain yang bisa dibaca sesuai selera, Al-Qur`an memiliki aturan khusus melampaui aturan bahasa Arab; mulai cara pengucapan (makhraj), karakter bacaan dan aturan sambung, panjang dan pendek, hingga aturan berhenti (waqaf). Aturan-aturan bacaan ini terhimpun dalam ilmu tajwid.

Ilmu tajwid berasal dari periwayatan langsung (musyâfahah) yang silsilah periwayatannya sampai kepada Nabi saw. Jibril membimbing dan mengajarkan Al-Qur`an kepada beliau (langsung) dari Allah SWT. Dengan mempelajari ilmu tajwid, kita diharapkan bisa membaca Al-Qur`an dengan fasih dan tartil (jelas dan tepat) seperti bacaan beliau.

Buku ini hadir untuk memberi kemudahan bagi pembaca dalam mempelajari ilmu tajwid, dilengkapi surah-surah pendek dalam Juz Amma dengan terjemah Inggris-Indonesia. Sangat cocok, khususnya bagi Anda yang ingin memperbaiki dan menyempurnakan bacaan Al-Qur`an.



INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis

cara mudah belajar tajwid




Pengarang : ( Dr. Abdul Aziz bin Abdul Fatah al-Qari' )
Harga : Rp33.000,00
Klik disini jika ada yg ingin ditanyakan

Al-Qur`an adalah kitab tuntunan dan pedoman utama umat Islam. Berbeda dengan kitab-kitab lain yang bisa dibaca sesuai selera, Al-Qur`an memiliki aturan khusus melampaui aturan bahasa Arab; mulai cara pengucapan (makhraj), karakter bacaan dan aturan sambung, panjang dan pendek, hingga aturan berhenti (waqaf). Aturan-aturan bacaan ini terhimpun dalam ilmu tajwid.

Ilmu tajwid berasal dari periwayatan langsung (musyâfahah) yang silsilah periwayatannya sampai kepada Nabi saw. Jibril membimbing dan mengajarkan Al-Qur`an kepada beliau (langsung) dari Allah SWT. Dengan mempelajari ilmu tajwid, kita diharapkan bisa membaca Al-Qur`an dengan fasih dan tartil (jelas dan tepat) seperti bacaan beliau.

Buku ini hadir untuk memberi kemudahan bagi pembaca dalam mempelajari ilmu tajwid, dilengkapi surah-surah pendek dalam Juz Amma dengan terjemah Inggris-Indonesia. Sangat cocok, khususnya bagi Anda yang ingin memperbaiki dan menyempurnakan bacaan Al-Qur`an.



INFO
  • Untuk mengetahui cara download ebook ini klik disini
  • Support kami dengan men LIKE fanspage Bukugratis dan follow blog ini atau ikuti Google plus kami
  • Support kami agar terus mengupload Ebook dan Software secara gratis
 
Support : AL-FARUUQ MEDIA | al Mustaqbal | Own Reader
Copyright © 2013. AL FARUQ MEDIA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger